Perempuan Hebat Itu Ibu Saya Thursday, November 5 , 2009
Posted by refanidea in Figure, Religion.2 comments
Seorang Medan-Kristen tadi sore bilang pada saya,
“kalau pengen sukses, minta doa ama ibu. Karena doa ibu itu kuat.”
Kemudian dia cerita tentang seorang kerabatnya, sepuluh orang bersaudara. Diantara sepuluh itu yang paling sukses dan sejahtera adalah yang paling dekat dengan ibunya.
Mungkin kalimat itu akan jadi biasa saja kalau telinga saya sedang resisten. Tapi hati kecil nggak bisa bohong. Lebih-lebih sejak lima hari lalu saya makin sadar, besok ibu ulang tahun.
Tepat ketika teman Medan-Kristen tadi bilang, “kalau pengen sukses, minta doa ama ibu,” hati saya berdebar. Memang akhir-akhir ini saya sedang dekat dengan ibu. Hampir dua hari sekali saya telpon ibu.
Bukan, bukan karena saya merasa tidak sukses lalu saya jadi sering telpon ibu. Tapi karena memang atmosfer Jakarta-Jogja sedang membuatnya jadi begini. Lebih intensif komunikasi dari pada sebelumnya.
Setengah jam dari sekarang, usia ibu saya akan bertambah. Semoga beliau senantiasa diberi kesehatan, kebahagiaan, dan kesabaran membimbing saya juga saudara-saudara perempuan saya.
Akhirnya, dengan penuh rasa hormat saya ucapkan, Selamat Ulang Tahun Ibu.. Malam ini hamba sujud mendoakanmu, bu..
*Terima kasih untuk teman Medan-Kristen yang menyampaikan nasehat dan cerita singkatnya tadi sore. Begitulah makna dan indahnya sebuah nilai.. Tak soal dari mana anda berasal, apa keyakinan anda, selama kita menjunjung nilai yang baik dan indah Insya Allah anda akan didengar oleh siapapun, melebihi suara pemimpin bahkan pemuka agama yang terampil bicara normatif. Sebab hidup bukan ‘bagaimana tampil memukau’, melainkan rendah hati dan hadir seperti adanya.
Miyabi dan CPNS Sunday, October 4 , 2009
Posted by refanidea in Religion, hard break, jangan pernah sakit hati.Tags: CPNS, Fatwa, Miyabi, MUI
add a comment
Menurut koran Indopos, Sabtu 3 Oktober 2009, pencarian berdasarkan kata kunci yang paling sering digunakan untuk mencari data di Google untuk wilayah Indonesia adalah:
- Maria Ozawa
- Miyabi
- Lowongan CPNS
- Lowongan CPNS 2009
- CPNS 2009
- CPNS
- Michael Jackson
- Bugil
- 3gp
- Telanjang
Hari ini di Koran Tempo halaman A23 dituliskan, “Indeks pencarian kata kunci ‘Miyabi’ berdasarkan provinsi, peringkat teratas sumber pencarian adalah Daerah Istimewa Yogyakarta.” Sedangkan berdasarkan kota, “Peringkat pertama Yogyakarta, Bandung, Medan, dan Jakarta.”
Karena Jogja adalah kota tempat saya bertumbuh dan sekolah dari SD hingga kuliah, maka saya agak gondok atas artikel di Koran Tempo hari ini. Akhirnya saya buktikan sendiri melalui GoogleTrends.
Untuk pencarian kata kunci “Miyabi” berdasarkan “All regions” dan “All years” saya menemukan data berikut.
Untuk pencarian kata kunci “Miyabi” berdasarkan “All regions” dan “tahun 2009″ saya menemukan data berikut.
Untuk pencarian kata kunci “Miyabi” berdasarkan “Indonesia”, “Sub all regions” dan “2009″ saya menemukan data berikut.
Seiring dengan berbunyinya terompet “Menculik Miyabi” yang disutradarai Rako Prijanto (penulis puisi di film Ada Apa Dengan Cinta), Majelis Ulama Indonesia segera menabuh genderang berupa fatwa haram bagi kehadiran Miyabi di Indonesia.
Dus.. buat saya MUI lagi-lagi telah menggunakan fatwa dengan ngawur! Setelah fatwa haram tentang rokok, Yoga, mengemis, sekarang fatwa haram tentang kehadiran Miyabi.
Fatwa sungguh-sungguh tidak menyentuh kesadaran berpikir masyarakat. Dengan ngawurnya MUI menggunakan otoritasnya dalam mengeluarkan fatwa, maka kata “fatwa” bisa turun makna. Dari semula “fatwa” diposisikan sebagai “hasil ijtihad ulama bagi kebaikan umat”, menjadi “respon emosional ulama yang mengambil metode paling mudah dalam mengubah akhlak umat, namun sama sekali tidak menyentuh kesadaran seseorang untuk berubah”.
Akhirnya, saya mengambil kesimpulan:
- hasil pencarian di Google Trends menunjukkan betapa Miyabi dan PNS menempati peringkat tertinggi. Artinya pemerintah dan insan perfilman Indonesia harus menyediakan alternatif hiburan bagi masyarakat selain film porno yang dapat diunduh secara gratis via internet.
- Pemerintah dan pengusaha harus berjuang keras untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dan mengubah paradigma angkatan pencari kerja bahwa PNS adalah pekerjaan paling mulia dan membahagiakan di Indonesia.
- MUI berarti sudah pernah nonton film Miyabi. Haram Jaddah..!
Mengapa Mereka Dicipta? Sunday, September 7 , 2008
Posted by refanidea in Kenapa?, Religion.Tags: kecoa, mengapa babi diciptakan, nyamuk
13 comments
Mendarat sebuah pertanyaan di kepala saya. Karena ini penting –setidaknya menurut saya– dan tak bisa saya jawab sendiri, maka saya tanyakan pada beberapa teman.
Begini pertanyaannya,
Menurutmu, kenapa Tuhan menciptakan babi kalau toh dia haram. Kenapa nyamuk, kalau dia bikin bentol-bentol dan demam berdarah, dan kenapa kecoa yang meski tak pernah mandi tapi selalu kinclong?
Menurut anda..?
Seto dan gudang haram MUI Thursday, August 14 , 2008
Posted by refanidea in Human Rights, Kenapa?, Religion, jangan pernah sakit hati.Tags: Budaya Merokok, Fatwa MUI, Fatwa Rokok Haram, Komnas Anak, Seto
7 comments
Selasa malam 12 Agustus 2008 saya menonton TV dan mendapatkan berita tentang Seto dari Komnas Perlindungan Anak yang mendesak MUI untuk mengeluarkan fatwa haram untuk rokok. Seto dalam tayangan berita itu mengatakan bahwa rokok mempunyai pengaruh negatif bagi perkembangan dan pertumbuhan anak-anak. Iklan-iklan rokok, katanya, mempengaruhi sisi emosi masyarakat untuk merokok.
Seto berpendapat bahwa fatwa MUI lebih efektif dibandingkan undang-undang dan peraturan pemerintah. Karena fatwa bisa lebih menyentuh secara emosi, sekaligus menangkal pengaruh iklan rokok yang sifatnya juga mempengaruhi secara emosi.
Ada beberapa hal yang kiranya patut kita sayangkan dari langkah Seto ini. Saya akan kupas satu-persatu.
Orang Tua yang merokok dan anak-anaknya
Saya, ayah saya, om, kakak ipar, ayah kakak ipar saya, teman-teman saya yang sudah punya anak, mereka merokok. Tapi kami mengerti bahaya rokok bagi anak-anak, istri, dan keponakannya. Untuk itu kami berusaha menjauh bila ingin merokok dan ada anak-anak sekitar kami. Kami mengerti itu. Dulu Ayah saya berulang kali berpesan ketika beliau tahu bahwa saya merokok, “jangan merokok di bis kota, di ruangan AC, di dekat ibu hamil dan di dekat anak-anak. Kalau bisa menjauh. Kalau tidak bisa, tunda merokoknya.”
Orang-orang Muda Tentang Ahmadiyah Wednesday, June 11 , 2008
Posted by refanidea in Human Rights, Kenapa?, Religion.Tags: Ahmadiyah, Kebebasan Berkeyakinan
18 comments
Saya tidak mengerti pemikiran anak-anak muda Islam sekarang yang mengatakan bahwa Ahmadiyah sesat dan tidak berhak hidup di Indonesia. Entah apa yang tidak berhak hidup, ajarannnya atau orangnya. Sejak dulu sekali sebelum orang-orang muda Islam ini lahir, Ahmadiyah telah ada di Indonesia. Mungkin usia Ahmadiyah sama dengan kakek-nenek mereka. Apakah orang-orang muda Islam benar-benar mengerti tentang Ahmadiyah atau hanya ikut-ikutan berpendapat begitu karena khawatir bila tidak menyatakan sesat, maka akan dianggap bukan termasuk aliran Islam mainstream? Apa sih itu Islam mainstream?
Saya pikir orang-orang muda Islam di Indonesia hanya latah. Seharusnya mereka berpikir lebih dalam, mencari tahu lebih banyak, baru berpendapat.
Sejak dulu Ahmadiyah hidup tenang dan tidak terusik kehidupan beragamanya. Lalu kenapa sekarang mereka terusik? Apakah Ahmadiyah berbeda antara dulu dan sekarang? Saya kira tidak. Kalau sama, lantas apa yang membuat mereka menjadi begitu terancam eksistensinya oleh orang-orang muda Islam yang teramat bersemangat? Kita patut bertanya, Ahmadiyah yang berubah atau sikap hidup dan level kemanusiaan orang-orang muda Islam yang mengalami degradasi? Tidak mengertikah mereka tentang nilai-nilai humanisme universal?
Saya pikir orang-orang muda yang merusak tempat ibadah, membakar rumah-rumah pengikut Ahmadiyah, dan main pukul itu sama sekali tidak mencerminkan Islam mainstream! Mereka itu hanya berbeda tipis dengan teroris. Mereka menebar teror pada saudara-saudaraku Ahmadiyah. Bedanya, mereka tidak pakai bahan eksplosif sejenis mercon besar, C4 atau TNT.





