Kloset dan Puisi Tuesday, July 29 , 2008
Posted by refanidea in Book Review, Figure.Tags: Puisi, Renungan Kloset, Rieke Diah Pitaloka, Sastra, Seno Gumira Ajidarma
2 comments
Dulu waktu kelas 4 SD, saya pernah ikut lomba puitisasi Al Quran dalam rangka FestivalKesenian Nasiatul Aisyiyah [FKNA]. Jadi intinya saya harus mempuisikan -membaca dengan teks– terjemahan Surat Iqro, kalau tidak salah karya Taufik Ismail, saya lupa. Setelah diseleksi dari beberapa siswa, guru bahasa Indonesia memilih saya untuk mewakili SD. Saya ikut beberapa kali tahapannya, dan dapat juara 1. Itulah kompetisi nyata pertama dalam hidup saya dan pertama kali mengenal puisi.
Masih di bidang sastra, waktu kelas 1 SMP saya ikut lomba meringkas novel tingkat daerah yang diselenggarakan Perpustakaan Daerah. Saya harus meringkas novel tebal bertema remaja. Setelah ringkasan dikumpulkan, kami masih harus mempresentasikan hasil ringkasan itu. Saya berhasil mengalahkan finalis dari SMP lain dan mendapat juara 1, padahal saya peserta paling muda, lainnya kelas dua dan tiga. Itulah novel tebal pertama kali yang saya baca.
Sekarang, saya masih senang membaca novel, cerpen, puisi dan esai. Tapi terutama saya suka cerpen dan puisi. Beberapa penulis yang saya suka antara lain AA Navis, Ahmad Tohari, Seno Gumira Ajidarma, Dewi Lestari, untuk cerpen, dan Binhad Nurohmat, Joko Pinurbo, Rieke Diah Pitaloka, untuk puisi.
99 Most Powerful Women Saturday, July 5 , 2008
Posted by refanidea in Book Review, Figure, Politics.Tags: Globe Asia Magazine, Kartini Indonesia, Powerful Women
7 comments
Ada tema menarik dari Majalah Globe Asia yang saya beli hampir setahun lalu. Untungnya masih ada di tumpukan majalah dan akhirnya saya baca lagi. Setahun yang lalu saya belum tahu kalau ada majalah bernama Globe Asia, sampai suatu hari muncul iklannya di sebuah koran harian dengan warna dan desain yang menarik, dan tentu saja tema yang membuat alis saya berkerut dan kelopak mata membesar: 99 Most Powerful Women.
Majalah Globe Asia edisi Oktober 2007 -terbit tiap bulan- akhirnya saya buru ke toko buku. Curangnya, harga jual majalah ini persis sesuai banderol Rp. 35.000,- padahal toko buku itu terkenal dengan harga mahasiswa, diskon 10-25%. Tapi setelah selesai membaca artikel-artikel yang menarik dan membuka sampai halaman terakhir, baru saya maklum. Oh, wajar kalau harganya 35 ribu, karena majalah ini terbit dengan bahasa Inggris dengan jumlah halaman per edisi kurang lebih 182 full-color.
Sekilas saya paparkan orang-orang di balik meja yang mengurus majalah ini. Di bawah bendera Globe Media Group dengan tag line “Powerhouse For Enterpreneurship”, tersebutlah nama Rizal Ramli sebagai Executive Chairman, Tanri Abeng sebagai Publisher, Editor In Chief S.K. Zainudin, dan lainnya.
Pada Editor’s Note, S.K. Zainudin menulis, “it will come as little surprise to most readers that our pick for the top spot is former president Megawati Soekarnoputri given the fact that she still heads the second largest political party in the country and has just announced her decision to make another run for president. The decision to put her at the top of the list, however, was not taken lighlty and was made after many hours of deliberation given the quality and intellectual heft of the other candidates.”

