Nuansa Wednesday, November 26 , 2008
Posted by refanidea in puisi yang tak populer.trackback
Aku mau cinta.
Yang ketika: kata-kata lelah dan mulai hilang makna, bahasa jiwa lah yang bicara..
Aku mau tenang..
Yang ketika: riuh gaduh menulikan peka rasa, teduh matamu menyusup masuk, hingga aku lena..
Jingga senja.. tolong buai aku dengan nuansa..


Terdengar seperti kata2 lama yg membuat hidup seperti siluet sephia…
I just wanna goin down..
Hv fun with all the things in my head..
With all love full filled my blood..
Bukan terbang,tp aku ingin tenggelam..
Tenggelam Sesak sampai tersedak..
Dan menyadarkan semuanya..
Asem koe,bung ifan,aku moco ne lg pas frustated..
Hahahahahaha
Cinta ibu-ayah, kakek- nenek, or om tante??.. sorryy… Cari dwonggg, temuin dimana saja dia berada!! gak boleh tinggal diaemm
cinta itu ada dimana mana..
kadang kadang ada di depan mata tapi ga keliatan..
kadang kadang malah ga ada sama sekali..
aku mau menemukan seseorang yang memiliki pheromone yang click..
aku mau lulus uan..
aku mau mas ifan bikin cerpen lagii..
hha ..
Fan, apa perlu kuambil gitarku dan mengiringimu bernyanyi untuk membuatmu mendapatkan cinta seperti dahulu kala, hwahahahahaha
iyah..sayah memang makin cerdas