Ruang Imaji

GLOBAL sinetron WARNING

Wednesday, March 5 , 2008 · 13 Comments

no-tv-no-book-read-a-wall.jpg

Duduk di atas sofa
Menyaksikan buruknya per-terlevisian Indonesia
Penuh sinetron kejar tayang
Wajah-wajah cantik dan tampan, tapi akting murahan

Ganti stasiun TV..
Kontes adu bakat, lomba nyanyi yang aneh nan sumbang
Entah kenapa juri-juri itu mau datang ..
Sudah kurang lahan untuk berpura-pura memuji?
Lho, pemain-pemain sinetron itu ternyata juga muncul disini
Jadi, mereka pemain sinetron atau penyanyi?
Atau semua selebritis harus Indonesia harus bisa nyanyi?
Siapa yang mengharuskan?
Apakah semua artis harus multi-talent di negara ini?

Ganti stasiun lain ..
Sinetron lagi ..
Ahh .. Ternyata sudah hampir delapan tahun aku tak menonton sinetron
Sejak standar egoku menjadi lebih tinggi,
atau ego produser keturunan Punjabi yang lebih tinggi?
Sampai alur film Ayat-ayat Cinta seperti dikebiri
Atau mungkin masyarakat kita sedang terbebani secara ekonomi,
sehingga perlu onani visual melalui tayangan remeh-temeh penuh bualan?
Suguhan audio-visual picisan dengan latar kehidupan mewah dan mudah ..
Sejak kapan pencapaian mimpi yang mudah dan instan eksis di muka bumi ini?

*Atas nama kalimatku yang sejenis di atas, seorang teman pernah bilang,
“Hidupmu penuh dengan konsep! Dunia tak butuh konsepmu!”

Biarlah .. Aku memaki televisi hanya untuk malam ini ..
Setelah delapan tahun, akhirnya sekarang kuputuskan nonton sinetron lagi..
Biarlah ..
Karna aku sedang rindu mencaci ..

Categories: hard break
Tagged: ,

13 responses so far ↓

  • iman brotoseno // Wednesday, March 5 , 2008 at 6:00 pm | Reply

    setelah 8 tahun ? saya malah nggak pernah

    Saya adalah pekerja seni. Menjadi sutradara film iklan, dokumenter. Pernah juga mengerjakan sinetron ftv – hanya kapok – dan musik klip . Kebetulan saya menjadi Ketua Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia. Disela sela kesibukan, masih menulis artikel gaya hidup, perjalanan, pariwisata , underwater topics dan tentu saja film untuk beberapa majalah.

    Saya bisa mengerti kenapa anda nggak pernah nonton sinetron. Kapok tho? Tapi kapan2 kita nonton sinetron yuk mas, sambil menyelam.
    Ato.. Sambil menyelam nonton sinetron? Nuwun mas sempat mampir.

  • tsani // Wednesday, March 5 , 2008 at 8:37 pm | Reply

    niat2′e ngitung berapa lama ga nonton sinetron!
    aneh…

  • azkaid // Wednesday, March 5 , 2008 at 9:06 pm | Reply

    “Hidupmu penuh dengan konsep! Dunia tak butuh konsepmu!”

    SETUBUH!!!!!
    bwehehehe… makan tu konsep!

  • meikahazim // Thursday, March 6 , 2008 at 9:40 pm | Reply

    Hahaha… nonton kontes nyanyi yang juga pemain sinetron asik lo… yang ditonton kan madam ifan… eh.. madam ivan…

    ni comment kyanya ga penting deh.. Pusing!!!

  • -tikabanget- // Friday, March 7 , 2008 at 11:07 am | Reply

    Ayat Ayat Cinta itu dikebiri.
    malah ditambah tambahin.
    **ngakak**
    demi halalnya alasan durasi waktu dan pentingnya nuansa india dimasukkan.

    hihihi..

  • Dimas // Friday, March 7 , 2008 at 5:10 pm | Reply

    haduh aku juga sebal acara di indosiar ituh! kebayang aja 6 jam ngeliat mereka *grok grok grok*

  • santizaidan // Friday, March 7 , 2008 at 6:33 pm | Reply

    duhhh.. baru tadi diliat tipi… ahirnyaaa… yesss…

    eh ada cinta fitri ada cinta indah.. ada cinta fitri 2 menggantikan cinta indah, lalu nantikan cinta indah 2..

    Ini apa si yang aku tontonn… aku putuskan untuk setrika ajaa.. *TV switch off

  • Sitta A. Sekar // Monday, March 10 , 2008 at 5:22 pm | Reply

    aku juga heran…. kenapa yaa… acara klompencapir ga ada lagi??!!

    karena Capir sering Komplein :)

  • bonnie2405 // Tuesday, March 25 , 2008 at 3:47 pm | Reply

    Masih ada tontonan sinetron serupa mak Lampir? Duhh capek banget deh nonton cerita sinetron kita. Apalagi gosip2 artis yang bejibun! Gile bener…setiap hari ada gosip. Mungkin kalau itu artis kakinya keinjek paku langsung jadi cerita.

    Bukan hanya sinetron kita saja yang kacau. Tengok film Indonesia … ada berapa yang benar2 punya mutu.

    Beberapa waktu lalu diajak nonton film indonesia di Utrecht sama mertua…tebak film apa…Virgin. Bisa2nya film itu jadi film terpuji. Dimananya? Untung besoknya bisa nonton Opera Jawa. Mungkin beda tapi jelas ada niat seninya bukan cuma angkat rok tinggi2. Duh…

    Apakabar dengan ide membuat film2 yg sederhana tapi sarat makna ala Teguh Karya semacam Ibunda. Atau mungkin lebih baik saya tonton kembali Deddy Mizwar dengan komedi Kejarlah Daku Kau Kutangkap…duh…kalau ada terjemaahannya…ingin sekali tak putar itu VHS2 lama ala Teguh Karya atau Chaerul Umam. Ngomong2 lagi…ada yang tahu dimana bisa kita cari film2 lama yang mungkin sudah diperbaharui dalam bentuk DVD atau VCD (lebih baik lagi kalau sudah ada terjemaahan bahasa inggris) ? :)

  • marjunul // Tuesday, April 8 , 2008 at 9:31 pm | Reply

    Asyik lho nonton sinetron, bisa buat latian kesabaran.. terahir liat “jelita” ama “cahaya” awalnya bagus.. setelah beberapa episode gak karuan, dasar pemikirannya “cetek” pengin sekali diskusi ama produsernya mau tak “bunyi-bunyiin” BODOH!!! Setelah dipikir2 memang mereka gak bodoh. cuma dianggap yg nonton BODOH SEMUANYA…
    Pengen BODOH? Liat sinetron lagi aja… :)

  • Sinetron, Favoritnya si Miskin Hati | Aditya Fajar // Sunday, May 25 , 2008 at 7:06 am | Reply

    [...] Baca juga posting oleh Refanidea, Global Sinetron Warning. [...]

  • mEnuR // Sunday, June 1 , 2008 at 1:25 pm | Reply

    herannya… masih banyak kok orang yang ngomentarin semua acara tv… tapi, tetep aja di tonton… makanya, tv2 itu tetep mpertahankan konsep2 nggak jelas yang ditonton sama orang-orang yang suka dan orang-orang yang nggak suka sama acara mereka…

    mungkin termasuk aku dan kamu juga…

  • fahmi fr // Sunday, June 29 , 2008 at 2:09 pm | Reply

    Kabar buruk itu bernama Sinetron…
    salam kenal…

Leave a Comment