Ruang Imaji

Banyu

Sunday, February 3 , 2008 · Leave a Comment

raindrops.jpg

Banyu selalu menenangkanku

Apa itu?
Yang keluar dari bumi ketika kaki dijejakkan
oleh seorang ibu menjadi zamzam
Yang kutelan melegakan dahaga panjang
saat adzan bulan ramadhan
Yang membasuh mukaku di dingin subuh
masuk ke pori meski kadang menggigilku

Banyu..
Di laut ia biru
Di badanku ia merah
Di bak mandiku ia bening
Di kolam leleku ia keruh
Di kawah gunung ia didih
Di kutub ia beku
Tepat ia berguna
Salah ia bencana

Banyu..
Mengalir pada telak dan jamban
Mencurah pada hujan dan badai
Menetes pada mata-hati kala tersedih-terbahagia

Mengapa ia jadi bencana
Mengapa sesuatu yang tak hidup mengalahkan yang hidup
Ada apa dengan makhluk hidup berakal budi
Hidup tapi pura-pura mati?

Syahdan, sesuatu tak hidup tapi menghidupkan
Lalu yang hidup berakal budi meniadakan, edan!

Banyu..
Sesuatu yang awalnya kukenal sebagai air susu
Dan berakhir sebagai kontemplasi dalam kalbu

Banyu..

Categories: puisi yang tak populer

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment