jump to navigation

mati muda Monday, November 19 , 2007

Posted by refanidea in puisi yang tak populer.
trackback

Pernah aku bertemu mereka, di alam jauh singgasana para penyair yang mati muda.

Masih menulis, berdiskusi, berpuisi.

Mereka titip pesan, “Sampaikan pada anak-anak muda dunia, banyak-banyak membaca, banyak-banyak mengolah rasa, biar jiwa mengembara jauh meski raga tak menyentuh. Usia itu sempit, mati itu pasti, tapi jangan ingin mati muda”

Comments»

No comments yet — be the first.